Step two, USB modem freezes boot up...
Image by John Oxton via Flickr

Banyak sekali perbedaan antara Linux dan Windows system, akan tetapi yang paling jelas terlihat dan sangat berguna adalah system yang ada didalam Linux. Linux tidak mengenal driver letters untuk mengenali partisi dan Drive, pada linux hanya ada direktori utama yaitu direktori /root. pada windows ini sama dengan drive C : . direktori yang lain bisa saja sebuah folder atau partisi yang dimount.

direktori utama pada Linux dikenal dengan root direktory, dilambangkan dengan tanda (/). ini mungkin sangat aneh bagi orang yang biasa menggunakan windows, tapi sebenarnya cara ini sangat mudah jika anda ingin menambahkan lebih banyak space hard disk.

sekarang kita akan membahas struktur direktori yang ada di bawah root directory (/).

  • bin – Folder ini berisi file binary, file yang biasa di eksekusi untuk menjalankan aplikasi, semua user dapat mengakses aplikasi ini.
  • boot – Folder ini berisi file penting agar komputer dapat melakukan booting, didalamnya berisi boot loader dan kernel activation files.
  • dev -folder ini berisi file yang menunjuk karakter atau block devices, hal ini bisa berarti pointer ini menunjukkan hard drive, flash drives, multimedia card, external devices dan system ports.
  • etc – Folder ini berisi konfigurasi sistem dan script pendukung pada linux.
  • home – folder ini berisi user profiles, desktops dan user files, ini sama dengan fungsi “Documents And Settings” pada MS-Windows
  • lib – Folder ini berisi file librari penting yang diperlukan oleh program agar dapat bekerja dengan baik.
  • media –  program ini digunakan oleh HAL, linux Auto Mounter, untuk meload external devices untuk menunjukkan hardware seperti floppy disk,cd rom, dvd-roms, flash drives dll.
  • mnt – folder ini untuk meload external devices yang tidak menggunakan HAL
  • opt – Folder ini berisi software tambahan, biasa nya seperti tambahan X11 dan windows manager anda akan diload dari /opt, tapi anda dapat menambahkan program rambahan kedalam direktori ini.
  • proc – Folder ini sangat unik, sebenarnya ini adalah bagian yang tidak begitu penting dalam sistem Linux, tapi dibutuhkan Virtual sistem yang menyediakan untuk mengakses kernel atau informasi sistem
  • root –  ini adalah folder home untuk system administrator,
  • This is the home directory for your root or system administrator. Hal ini disimpan terpisah dari pengguna lain dalam hal partisi.
  • sbin – sama dengan /bin , berisi aplikasi yang dapat dieksekusi, perbedaannya, program yang ada pada folder ini hanya dapat dijalankan oleh root atau administrator
  • tmp – ini adalah folder penyimpanan sementara
  • usr – ini adalah direktori terbesar pada linux, didalamnya sangat banyak file yang tidak dapat ditemukan di direktori lainnya, isi dari folder ini biasanya include file, documentasi program, kernel source
  • var – folder ini berisi file yang sering berubah, atau sering dimodifikasi, biasanya folder ini berisi logging files, cache file dll