Mikrotik adalah Sistem operasi yang dirancang untuk menjadi router pada jaringan anda, dengan menggunakan mikrotik anda bisa membuat sebuah router dengan cara yang mudah.. akan tetapi pengkonfigurasian mikrotik diluar batas kewajaran seperti membuat mikrotik sekaligus menjadi webproxy bisa saja menurunkan kinerja, hal inilah yang sering terjadi berikut akan dibahas hasil dari analisa saya tadi malam mengenai internet kantor yang semakin parah…

PERMASALAHAN

  1. Koneksi yang begitu lambat
  2. akses yang sering terputus-putus

Kondisi Koneksi dari ISP

  1. Koneksi wireless 2.4 Ghz
  2. bandwidth lokal 2 mbps dan international 512 Mbps
  3. bandwidth test lancar dengan menggunakan IP Publik

Kondisi Jaringan LAN

  1. Mempunyai 4 lab dengan komputer client setiap lab berbeda antara 20 dan 36 client
  2. masing-masing lab tidak selalu terkoneksi bersamaan
  3. koneksi begitu lambat khususnya dalam jam-jam sibuk, padahal pada saat inilah siswa menggunakan fasilitas internet

Situs yang sering di akses

  1. Situs jejaring social, situs pendidikan
  2. siswa biasanya dipersilahkan untuk mencari materi belajar dari internet

Analisa Mikrotik

  • Mikrotik adalah sistem operasi yang dirancang untuk menjadi router,
  • menggunakan metode fifo dalam pemrosesan data dimana data yang pertama masuk akan terlebih dahulu di proses sampai selesai kecuali request tersebut mengalami keadaan time out dimana request tidak dapat dilayani sampai waktu yang ditentukan
  • koneksi secara simultan dalam jumlah yang banyak akan membebani resource memori
  • semakin banya aturan firewall akan semakin membebankan resource hardware pada komputer yang terinstall mikrotik
  • aturan pada mikrotik yang seringkali saling tumpang tindih(kesalahan konfigurasi oleh admin).
  • mikrotik khusus untuk melayani routing, jadi jangan paksakan mikrotik untuk melayani web cache juga.
  • sesuaikan Konfigurasi dengan kondisi hardware router.

Kesimpulan.

  • Jangan memaksakan mikrotik untuk menjadi webproxy, apalagi jika spesifikasi router kita yang rendah.
  • Minimalkan fitur logging pada mikrotik. usahakan seperlunya saja.
  • Gunakan Hard Disk yang sudah mendukung RAID.
  • Jangan mengadopsi teknologi yang tidak sesuai dengan kondisi jaringan kita, buat review dari penerapan konfigurasi yang baru dengan kondisi jaringan LAN milik kita. apa yang dirasa bagus ditempat lain belum tentu berjalan baik di jaringan kita.
  • Ciptakan layanan proxy server dengan menggunakan squid yang khusus terpisah menangani kerja tersebut.
  • Limitasi bandwidth sebatasnya, lakukan dengan cermat perhitungan pembagian bandwidth, jangan sampai bandwidth yang disediakan sudah habis hanya ntuk proses yang berjalan di background..

mungkin untuk sementara itu saja dulu,, mungkin teman-teman blogger ada yang mau menambahkan…