Data temuan lembaga keamanan Symantec Norton menunjukkan bahwa pornografi menjadi pencarian dalam jaringan online terpopuler yang dilakukan anak-anak selama 2009. Hasil mengejutkan ini merupakan temuan dalam survei terbaru lembaga keamanan internet, Norton. Seperti diungkap dalam stasiun televisi CBN News, tiga mesin pencari yang paling sering dipakai anak-anak yaitu YouTube, Google dan Facebook. Sementara kata ‘porno’ dan ’seks’ berada posisi kedua dalam data Symantec Norton. Meski Simantec tidak mengeluarkan data negara mana asal anak-anak tersebut, tetapi paling tidak hal ini jadi perhatian para orang tua di Indonesia.

Saat ini teknologi internet memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk dari kehidupan buah hati Anda. Internet bisa mempermudah mereka menyelesaikan tugas-tugasnya di sekolah. Tetapi dampak negatif dari internet juga tidak kalah besarnya.

Ini merupakan pertanda bahaya bagi para orang tua jika mereka tidak memasukkan unsur seks dalam pendidikan anak-anaknya. Akibatnya anak berusaha belajar sendiri, padahal isi situs porno belum diperlukan anak. Diantara 25 daftar pencarian paling utama, situs jaringan pertemanan, permainan, belanja, dan situs dewasa adalah favorit anak laki-laki. Sedangkan anak-anak perempuan lebih tertarik membuka jaringan sosial, musik, film, selebriti dan tayangan televisi.

Penemuan melibatkan 14,6 juta pencarian pada Februari hingga Desember 2009 di sebuah situs pencarian grastis, OnlineFamily. Norton menyarankan agar orangtua menggunakan filter untuk memonitor penggunaan internet putra-putri mereka.  Aktifitas online yang semakin meningkat di kalangan anak-anak telah menjadi ancaman. Orangtua perlu lebih dari sekedar memperingatkan anak mereka mengenai isi internet. Dalam keadaan seperti ini hal yang paling mendesak dilakukan orangtua harus berdiskusi bersama anak mengenai topik yang mengundang rasa ingin tahu mereka sekaligus melindungi anak dari ancaman dunia maya.
Indonesia pengakses Pornografi terbesar di dunia

Hal yang menyedihkan juga adalah bahwa Indonesia adalah negara dengan jumlah pengakses situs porno terbanyak di dunia. Indonesia sampai saat ini paling besar mengakses situs porno. Hal hal akan memprihatinkan bila Internet hanya dipergunakan untuk mengakses sesuatu yang tidak bermanfaat.   Masyarakat lhususnya anak-anak seharusnya  menggunakan produk teknologi dan informasi termasuk internet untuk keperluan yang lebih produktif seperti pendiodikan, agama, dan berbagai hal yang memberikan wawasan, pengetahuan dan informasi yang membentuk kreatifitas.  Untuk mencapai hal tersebut  perlu dibentuk visi Indonesia informatif yang berarti masyarakat yang aware terhadap informasi. Keadaan ini mencerminkan masyarakat yang rasional, underbase of information knowledge yang tidak berdasar pada provokasi dan isu-isu. Patut di sadari bahwa  perkembangan kebutuhan masyarakat bergeser pada kebutuhan yang informatif, murah, dan terjangkau.Berbagai indikator dalam masyarakat Indonesia menunjukkan bahwa  indikator yang rendah mulai dari penetrasi komputer yang masih 8 persen, Internet 12,2 persen, pengembangan software 80 ribu, dan pengembangan hardware 5.800.

Tehnik memblokir Situs Porno

Seperti di tayangkan pada gambar, ada beberapa teknik proses blokir situs tidak baik. Disini akan dicoba untuk dijelaskan teknik untuk mem-blok situs yang tidak baik tersebut.  Walaupun harus di akui bahwa semua teknik mem-Blok situs tidak baik dibuat oleh manusia juga. Tidak ada jaminan dapat melakukan tugasnya dengan baik 100%. Ada banyak cara untuk mem- bypass proses blok buatan manusia. Terus terang, jauh lebih ampuh jika dapat menggunakan mekanisme blok yang diberikan oleh Pencipta Manusia.

Sistem Operasi

Teknik memblokir yang paling ampuh adalah menggunakan sistem operasi yang secara “default” memblokir hal-hal yang tidak baik. Tidak banyak sistem operasi yang mengintegrasikan pemblokiran situs tidak baik. Salah satu yang terbaik hari ini adalah Ubuntu Muslim Edition (UbuntuME) yang sekarang lebih di kenal sebagai Sabily secara terintegrasi mengimplementasi teknik untuk memblokir situs tidak baik di dalam-nya. Anda yang menggunakan Sabily tidak perlu pusing-pusing mempelajari berbagai teknik di bawah ini, karena semua sudah built-in dan siap pakai tanpa perlu bersusah payah meng-konfigurasi.

Sabily dapat di ambil di http://kambing.ui.edu/pub/sabily/ di samping beberapa situs untuk mendownload CD / DVD Ubuntu Muslim Edition atau memesan / membeli DVD / CDROM-nya dengan harga murah dari http://juragan.kambing.ui.edu/http://toko.baliwae.com/ http://www.gudanglinux.com/ http://www.warunglinux.com/http://www.tokoku-online.com/ Sabily versi DVD lebih lengkap telah terintegrasi OpenOffice. Versi minimal adalah Sabily versi CDROM, tidak ada OpenOffice.

Bagi anda yang kurang beruntung karena tidak menggunakan Sabily, anda perlu mempelajari teknik-teknik berikut untuk melakukan pemblokiran. Teknik tersebut tidak terlalu sulit untuk di pelajari untuk seorang Administrator Jaringan.  Bagi pengguna Windows XP, mungkin solusi yang baik untuk anak-anak khususnya umur 5-10 tahun adalah menambahkan software desktop sebagai bagian depan (front end) Windows XP. Salah satu software open source untuk keperluan ini adalah, easyOS yang bisa di ambil dari Source Forge http://sourceforge.net/projects/easyos/ Dengan mengunakan easyOS kita dapat melakukan filtering akses Internet bagi anak-anak maupun memisahkan file anak-anak dengan orang tua-nya.

Setting internet explorer

Jika kita menggunakan Internet Explorer, pada menu atas browser klik ‘Tools’, ‘Internet Options’ lalu pilih ‘Content’ pada bagian atas. Setelah itu pada kolom ‘Content Advisor’ klik ‘Enable’. Berikutnya kita bisa men-setting sesuai keinginan kita, lalu klik “OK”. Kita bisa men-setting default browser ke search engine anak-anak, semisal,http://www.yahooligans.com.  Caranya, pada menu atas browser klik ‘Tools’, ‘Internet Options’, lalu pada kolom ‘Homepage’ ketikkan address yang kita inginkan, lalu klik “OK”.

Bagi para pengguna  yang masih menggunakan Windows. Ada baiknya mencari di Google dengan keyword “Parental Control”, memang kebanyakan software di Windows berbayar, bukan gratisan. Walau ada yang open source. Review software Parental Control dapat dilihat dihttp://www.consumersearch.com/www/software/parental-control-software/.

Beberapa Software Parental Control ter-Favorit adalah Net Nanny 5.6 (*est. $50 / tahun) , CyberPatrol 7.6 (*est. $40 / tahun) dan Safe Eyes 5.0 (*est. $50 / tahun)

Beberapa Software Parental Control Windows yang gratisan

Gunakanlah DNS AWARI, DNS AWARI ini membuat internet lebih aman dan sekaligus mempercepat akses internet juga. Server DNS AWARI ini memblokir beberapa situs yang kurang bermanfaat / berisi content negatif, meski belum semua akses ke website porno diblokir ole Filter DNS tersebut. Berikut DNS AWARI yang digunakan : 203.34.118.10 (Primary) dan 203.34.118.12 (Secondary). Setelah DNS sudah dirubah perlu ditambahkan lagi Filternya yaitu dengan menggunakan Proxy ARAB SAUDI, Proxy Arab ini menerapkan filtering yang cukup ketat dan terus terupdate data base nya. Proxy ARAB SAUDI ini akan memblokir situs yang terdeteksi mengandung content pornografi, Hacking, Exploit, pishing dan Virus dan lain sebagainya. Berikut ini beberapa Proxy Filter yang bisa digunakan : Update Proxy Avaibility 23 Oktober 2009 , 212.93.193.90 Port:443 (Arab Saudi), 212.93.193.89 Port:443 (Arab Saudi), 212.93.193.88 Port:443 (Arab Saudi), 212.138.84.62 Port:80 (Arab Saudi), 168.10.168.61 Port:80 (USA  Filter), 213.132.58.149 Port:8080 (UEA Etisalat) Setelah kedua langkah anda terapkan jangan lupa mengganti Home Page default browser anda ke website http://www.google.co.id karena bila menggunakan google.com maka default google anda adalah google dengan bahasa dan tulisan arab. Kelebihan lain nya dengan setting ini maka google search engine anda otomatis menjadi Google Safe Mode atau Google Pencarian Aman, sehingga result atau hasil pencarian akan mengabaikan website yang berisikan Pornografi, Explishit, Pishing, Virus dan lain sebagainya.Setelah anda menggunakan DNS AWARI dan Proxy Arab Saudi diatas maka akan mempekecil kemungkinan situs-situs yang bercontent negatif bisa terkases, sehingga menciptakan akses internet yang lebih aman untuk Anak-anak, Remaja dan Pelajar dibawah umur.

Provided by
SAVE  OUR CHILDREN
Yudhasmara Foundation
JL TAMAN BENDUNGAN ASAHAN 5 JAKARTA PUSAT, JAKARTA INDONESIA 10210
PHONE : (021) 70081995 – 5703646
email : judarwanto@gmail.com
http://saveindonesianchildren.wordpress.com/
Copyright © 2009, Save The Children  Indonesia  Network  Information Education Network. All rights reserved.