seandainya hidup ini adalah pementasan sehingga setiap manusia memiliki peran yang harus dimainkan dan untuk memainkan nya ada skenario yang harus di kerjakan, maka peran apa yang ingin anda ambil untuk dimainkan oleh anda.

seandainya saya dihadapkan pada pilihan tersebut hal yang pertama saya pikirkan adalah, saya akan mengambil peran sebagai orang kaya. Tapi kemudian saya sadar. orang kaya cuma status saja, tak jarang banyak orang kaya yang justru hidupnya menjadi tidak tentram karena bayang-bayang akan hartanya. Jadi seakan ia hidup untuk menjaga harta. maka kuurungkan niatku mengambil skenario/peran sebagai orang kaya.

 

kemudian kuambil pilihan sebagai pemimpin dengan harapan agar dapat membawa bangsa kedalam susana yang nyaman, adil. tapi melihat kenyataan nya, para pemimpin yang betulan saja tidak mampu memenangkan hati rakyat nya tapi justru seakan-akan mematikan celah bernafas bagi rakyatnya. apalagi saya yang cuma kebagian peran saja. maka kuurungkan kembali niatku.

 

 

 

 

maka kucoba jadi bad guys alias penjahat. ku renungi sisi gelap dan terangnya, tapi lebih sering sisi gelap yang kutemukan. ada kesamaan yang kurasakan saat memilih menjadi penjahat dengan Pemimpin dan Orang Kaya. Mereka ada karena satu tujuan. Mereka mempunyai Misi. Dan sampai saat ini misi tersebut belum bisa saya pecahkan.

maka dalam kebimbangan saya dalam memilih peran apa yang harus saya mainkan. saya putuskan untuk mengambil peran lama saya sebagai Orang Kecil yang punya penghasilan pas-pasan tapi tak takut hartanya di curi seperti orang kaya, tak takut di kudeta karena sifat diktator atau sewenang-wenang dalam memimpin. juga tidak takut jadi buronan karena merampok rumah si orang kaya.