Matahari pagi sudah hampir di atas kepala, tapi kantuk masih saja mendekap ku menginginkan aku kembali terlelap. Hari ini kebetulan libur dari rutinitas ku sebagai salah satu staff di suatu sekolah menengah kejuruan negeri yang ada di Bekasi.

Rumah Kontrakanku memang tidak terlalu besar, hanya berukuran + 3 x 3 Meter setiap ruangan nya, dan ada 3 ruangan ditambah kamar mandi yag setiap ruangan nya disekat oleh papan triplek yang semakin hari kurasakan semakin rapuh,apalagi untuk di tempati bersama keluarga ku yang berjumlah 5 orang, tentu saja rumah ini terasa ramai saat semuanya berkumpul.

Ku buka mata yang masih setengah ngantuk, tapi tak membuat ku langsung beranjak dari tempat tidur ku yang terbuat dari kapuk murah tapi tetap saja terasa empuk bagiku. sepintas melayang kembali pikiranku, membawa aku jauh kedalam kenangan yang baru saja aku dan teman-teman obeliesk tadi malam.. yupp grup band ini memang belum genap satu tahun.. dan aku adalah anggota terakhir yang bergabung dengan band ini.

langsung kuambil gitar kayu ku yang dari tadi sudah menanti untuk kumainkan, sambil mengingat potongan lirik lagu yang tercipta tadi malam saat berkumpul di salah satu rumah temanku, seraya mengumpulkan tenaga untuk beranjak ke kamar mandi..

bosen main gitar, tapi juga males buat mandi, atau hanya untuk sekedar cuci muka.. entah apa yang kupikirkan…??? ngga seperti biasanya langsung ku cari MP3 Cd Metallica ku di antara tumpukan cd-cd yang sudah usang dan mungkin harus dipensiunkan, kunyalakan MP3 Player dan Televisi yang sudah sama-sama menurutku sudah tak layak untuk digunakan. kuarahkan pointer player ku ke salah satu title yang mengingatkanku pada satu kisah kesendirian ku. ONE……

“Now the world is gone im just one, God help me” satu baris lirik dari metallica yang menurutku adalah penyerahan diri dari segala kesombongan yang ada di setiap diri manusia, dibalik Musik yang menghentak, grup band ini tetap saja ingat pada khodrat nya sebagai manusia yang tetap memerlukan tuhan…

cukup sudah waktu untuk bermalas-malasan karena sekarang perut ini sudah menanti untuk di isi.. dan Mie ayam di depan rumah sudah mengantarkan aromanya ke tempat ku berbaing.